Kunjungan Majelis Hikmah Alawiyah ke Pusdok Al-Irsyad Bogor

Ketua Pusdok Al-Irsyad Bogor ABDULLAH BATARFI (kanan) berbincang dengan sekretaris MAHYA  Abdul Hafidz Al-Attas dan Kepala Perpusatakaan Kanzul Hikmah, ABDUL KARIM
Ketua Pusdok Al-Irsyad Bogor ABDULLAH BATARFI (kanan) berbincang dengan sekretaris MAHYA Abdul Hafidz Al-Attas dan Kepala Perpusatakaan Kanzul Hikmah, ABDUL KARIM (kiri peci putih)

Sekretaris Majelis Hikmah Alawiyah atau MAHYA Abdul Hafidz Al-Attas bersama Kepala Perpusatakaan Kanzul Hikmah Ustadz Abdul Karim, melakukan kunjungan Silaturahmi ke Pusat Dokumentasi (PUSDOK) Dan Kajian Al-Irsyad Bogor pada Selasa 3 Maret 2020.  Tujuan dari kunjungan silaturahmi tersebut adalah untuk mengembalikan dan mempererat hubungan antara kedua keluarga besar yang merupakan bagian dari umat dan bangsa Indonesia, terutama dalam bidang kerjasama keilmuan dan sejarah.
BACA SELENGKAPNYA “Kunjungan Majelis Hikmah Alawiyah ke Pusdok Al-Irsyad Bogor”

Kunjungan Huub de Jonge (Peneliti Belanda) di Pusdok Al-Irsyad

Huub de Jonge di Pusdok

Pusat Dokumentasi dan Kajian (PUSDOK) Al-Irsyad Bogor saat ini telah menjadi salah satu rujukan para akademisi, peminat dan pemerhati sejarah, terutama sejarah tentang latar belakang, masa pertumbuhan, lahir dan berkembangnya gerakan dan pemikiran Al-Irsyad di Indonesia. Koleksi yang sampai dengan saat ini dihimpunnya adalah karya intelektual dari para pendiri dan ulama-ulama Al-Irsyad, kitab-kitab yang menjadi rujukan ideologi Al-Irsyad, majalah dan dokumen-dokumen otentik organisasi lainnya sejak tahun 1914. Koleksi tertua yang dimiliki dan berhubungan dengan latar belakang kelahiran ideologi Al-Irsyad adalah majalah Al-Urwatul Wutsqo yang diterbitkan di Paris pada tahun 1884 oleh Sayyid Jamaluddin Al-Afghani dan Muhammad Abduh.
BACA SELENGKAPNYA “Kunjungan Huub de Jonge (Peneliti Belanda) di Pusdok Al-Irsyad”

Seminar Ahmad Surkati, Pejuang, Pendidik dan Pembaharu

 

Syaikh Ahmad Surkati
Syaikh Ahmad Surkati

Panitia Pengusul Syaikh Ahmad Syurkati sebagai Pahlawan Nasional bekerjasama dengan Pusat Dokumentasi dan Kajian (PUSDOK) Al-Irsyad Bogor telah menggelar seminar perdana tentang Syaikh Ahmad Surkati, di JakBook, Salemba, Jakarta Pusat, Selasa (17 Sept. 2019) kemarin. Seminar ini dilangsungkan sebagai sarana sosialisasi tentang ketokohan Syaikh Ahmad Surkati dan sekaligus untuk memenuhi syarat pengajuan pahlawan nasional.

Tim Pengusul Ahmad Surkati Pahlawan Nasional dibentuk oleh masyarakat sejarah dan ahli waris Syaikh Ahmad Surkati.

Seminar¬†bertajuk “Syaikh Ahmad Surkati, Pejuang, Pendidik dan Pembaharu Islam” ini merupakan yang pertama dari serangkaian seminar yang dijadwalkan Tim Pengusul dan PUSDOK di beberapa kota. Seminar-seminar ini diharapkan makin membuka wawasan masyarakat tentang sosok besar Syekh Ahmad Surkati, baik sebagai pelopor utama pembaharuan Islam di Indonesia maupun sebagai guru spiritual para tokoh kemerdekaan negeri ini.

P_20190917_100229
Pembicara Dr. Motoki Yamaguchi (kanan) dan Ir. Zeyd Amar (kiri) yang juga ketua Tim Pengusul Syaikh Ahmad Surkati Pahlawan Nasional

Seminar kali ini menghadirkan Dr Motoki Yamaguchi, peneliti Islam Asia Tenggara, sebagai nara sumber utama. Ia didampingi oleh Ir. Zeyd Amar, ketua Tim Pengusul Ahmad Surkati Pahlawan Nasional. Motoki banyak meneliti peran Syekh Ahmad Surkati dan pergerakan Al-Irsyad dalam pembaharuan Islam di Indonesia.
BACA SELENGKAPNYA “Seminar Ahmad Surkati, Pejuang, Pendidik dan Pembaharu”